SELAMAT DATANG DI TVRI STASIUN D.I YOGYAKARTA

Sejarah Berdirinya TVRI

Dalam rangka menyambut penyelenggaraan ASIAN GAMES IV tahun 1961, maka pemerintah memutuskan untuk membangun stasiun televisi di Jakarta. Oleh karenanya dibentuklah panitia persiapan pembangunan stasiun televisi yang terdiri dari sembilan orang dimana R.M. Soenarto bertindak sebagai ketua. Pada tanggal 23 Oktober 1961 diambillah keputusan akhir mengenai pendirian stasiun televisi sekaligus digunakannya peralatan dari Nippon Electronica Corporation ( NEC ) Jepang.

Siaran perdana sebagai siaran percobaan disiarkan pada tanggal 17 Agustus 1962 berupa siaran khusus liputan tentang upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Disusul kemudian dengan penayangan pembukaan ASIAN GAMES IV pada tanggal 24 Agustus 1962 yang kemudian dilanjutkan siaran-siaran secara teratur dengan nama Biro Radio dan Television Organizing Committee ASIAN GAMES IV, sekaligus merupakan hari jadi berdirinya Televisi Republik Indonesia ( TVRI ).

Sejak awal dioperasikannya TVRI Stasiun D.I Yogyakarta, pola siaran yang mengacu pada pola siaran TVRI Nasional , di sebut pola acara terpadu. Hal ini dikarenakan TVRI dibawah salah satu manajemen penyiaran, sehingga stasiun TVRI daerah harus mengikuti pola acara terpadu dari Pusat.

Melalui Kepres RI No. 215 tahun 1963 maka dibentuklah yayasan tersendiri dengan nama Yayasan Televisi Republik Indonesia. Penyesuaian pada tahun 1968 dilantik Direktorat Jendral Radio, Televisi dan Film Departemen Penerangan RI.

Perluasan jangkauan TVRI terus ditingkatkan guna menggali, mengangkat serta mengembangkan potensi dari suatu daerah. Oleh karena itu pemerintah mengeluarkn kebijakan untuk mendirikan stasiun penyiaran daerah di beberapa wilayah di Indonesia dalam kurun waktu 1962 sampai dengan 1999, yakni TVRI Jakarta (1962), TVRI Yogyakarta (1965), TVRI Medan (1970), TVRI Ujung Pandang (1972), TVRI Banda Aceh (1973), TVRI Palembang (1974), TVRI Denpasar (1978), TVRI Surabaya (1978), TVRI Manado (1978), TVRI Bandung (1987), TVRI Samarinda (1993), TVRI Ambon (1993), TVRI Semarang (1996), dan TVRI Padang (1997), selanjutnya dengan adanya pemekaran wilayah di beberapa propinsi di Indonesia, maka saat ini jumlah Stasiun TVRI di Indonesia mencapai 29 buah yakni :

1.TVRI Stasiun Aceh
2.TVRI Stasiun Sumatera Utara
3.TVRI Stasiun Sumatera Barat
4.TVRI Stasiun Sumatera Selatan
5.TVRI Stasiun Riau & Kepri
6.TVRI Stasiun Bangka Belitung
7.TVRI Stasiun Bengkulu
8.TVRI Stasiun Jambi
9.TVRI Stasiun Lampung
10.TVRI Stasiun Jawa Barat & Banten
11.TVRI Stasiun DKI Jakarta
12.TVRI Stasiun Jawa Tengah
13.TVRI Stasiun D.I. Yogyakarta
14.TVRI Stasiun Jawa Timur
15.TVRI Stasiun Bali
16.TVRI Stasiun NTB
17.TVRI Stasiun NTT
18.TVRI Stasiun Kalimanten Selatan
19.TVRI Stasiun Kalimantan Barat
20.TVRI Stasiun Kalimanatan Tengah
21.TVRI Stasiun Kalimantan Timur
22.TVRI Stasiun Sulawesi Utara
23.TVRI Stasiun Sulawesi Tengah
24.TVRI Stasiun Sulawesi Barat
25.TVRI Stasiun Gorontalo
26.TVRI Stasiun Sulawesi Selatan
27.TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara
28.TVRI Stasiun Maluku & Maluku Utara
29.TVRI Stasiun Papua Barat

Perkembangan TVRI

Semula TVRI berada di bawah Yayasan sejak tahun 1962, kemudian tahun 1965 dibawah Direktorat Televisi Departemen Penerangan. Selanjutnya tahun 1970 di bawah Direktorat Jendral Radio, Televisi, dan setelah dibubarkannya DEPPEN pada tanggal 16 Oktober 1999, maka pada tanggal 7 Juni 2000 melalui Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2000 yang ditandatangani oleh Presiden Abdurrahman Wahid, TVRI telah resmi menjadi Perusahaan Jawatan ( Perjan ).

Pada pemerintahaan Megawati melalui PP No. 9 Tahun 2002, tertanggal 17 April 2002 TVRI diubah menjadi Perseroan Terbatas ( PT ). Dengan beralihnya TVRI menjadi PT berarti struktur organisasinya secara otomatis mengalami perubahan dengan menyesuaikan prinsip-prinsip operasional sebuah perusahan. Selanjutnya Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Penyiaran nomor 32 tahun 2002 yang menempatkan TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik, selanjutnya , melalui PP no. 13 tahun 2005, tertanggal 18 Maret 2005, TVRI diubah menjadi Lembaga Penyiaran Publik dan sejak tanggal 24 Agustus 2006 telah ditetapkan Jajaran Direksi LPP TVRI oleh Dewan Pengawas LPP TVRI.

Jika dibuat skema, maka sejarah status TVRI adalah:

1. 1962 : Yayasan TVRI

2. 1965 : Direktorat dibawah Deppen

3. 2001 : Perjan PP No.36/Th.2000 (Depkeu, BKN)

4. 2002 : PT (Persero) PP No.9/Th.2002 (Depkeu, BKN, Menneg BUMN, Menneg Kominfo)

5. 2005 : TV Publik – UU No.32/Th.2002, PP.11/Th.2005, PP.No.13/Th. 2005 Tgl.18-3-05

6. 2006 : Dewan Pengawas dan Dewan Direksi LPP TVRI pertama terpilih, dikukuhkan dan dilantik.

7.Dewan Pengawas Periode 2011 – 2016, dikukuhkan 9 Januari 2012. Dan diperbaharui pada 20 Januari 2015 dengan SK Nomor ISTIMEWA/KEP/PIMPINAN RAPAT/DEWAS-TVRI/2015


Tugas Dewan Pengawas (Dewas) TVRI sesuai Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2005 tentang LPP TVRI Pasal 7, Dewan pengawas LPP TVRI mempunyai tugas menetapkan kebijakan umum, rencana induk, kebijakan penyiaran, rencana kerja dan anggaran tahunan, kebijakan pengembangan kelembagaan dan sumber daya, serta mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut sesuai dengan arah dan tujuan penyiaran.

Tugas Dewan Pengawas (Dewas) TVRI sesuai Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 2005 tentang LPP TVRI Pasal 7, Dewan pengawas LPP TVRI mempunyai tugas menetapkan kebijakan umum, rencana induk, kebijakan penyiaran, rencana kerja dan anggaran tahunan, kebijakan pengembangan kelembagaan dan sumber daya, serta mengawasi pelaksanaan kebijakan tersebut sesuai dengan arah dan tujuan penyiaran.Termasuk juga menetapkan direksi dan mengawasi kerja TVRI. Di sinilah pentingnya keberadaan Dewas karena menentukan arah LPP TVRI 5 tahun setelah pelantikannya.

Adapun Dewan Pengawas TVRI periode 2017 – 2022 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 73/P Tahun 2017 Tanggal 7 Juni 2017 tentang Pemberhentian dengan Hormat dan Pengangkatan Anggota Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia tersebut terdiri atas :

1. Drs. Arief Hidayat Thamrin, MM (Ketua)

2. Made Ayu Dwie Mahenny, SH, M.Si (Anggota)

3. Supra Wimbarti, M.Sc, Ph.D (Anggota)

4. Drs. Maryuni Kabul Budiono (Anggota)

5. Pamungkas Trishadiatmoko (Anggota)

Sedangkan Dewan Direksi LPP TVRI yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2017 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Periode 2017 - 2022 terdiri atas:

1. Direktur Utama : Helmy Yahya

2. Direktur Program dan Berita : Apni Jaya Putra

3. Direktur Teknik : Supriyono

4. Direktur Keuangan : Isnan Rahmanto

5. Direktur Umum : Tumpak Pasaribu

6. Direktur Pengembangan dan Usaha : Rini Padmireharta

VISI, MISI, SASARAN DAN TUJUAN TVRI

1. VISI LPP TVRI

Visi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia adalah menjadi lembaga penyiaran kelas dunia, yang memotivasi dan memberdayakan,melalui program informasi, pendidikan dan hiburan yang menguatkan persatuan dan keberagaman guna meningkatkan martabat bangsa. (Majalah Monitor No 108 Januari 2018).

2. MISI LPP TVRI

a. Menyelenggarakan program siaran yang terpercaya, memotivasi dan memberdayakan, yang menguatkan kesatuan dan keberagaman guna meningkatkan martabat bangsa.

b. Mengelola sumber daya manusia dengan tata kelola yang transparan, akuntabel dan kredibel secara profesional, modern serta terukur kemanfaatannya.

c. Menyelenggarakan penyiaran berbasis digital kovergensi dalam bentuk layanan multiplatform dengan menggunakan teknologi terkini, yang dikelola secara modern dan tepat guna, serta dapat diakses secara global.

d. Menyelenggarakan tata kelola sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten, kreatif dan beretika secara transparan berbasis meritokrasi, serta mencerminkan keberagaman.

d. Menyelenggarakan tata kelola kelembagaan beserta tata kerjanya yang ramping dan dinamis, serta pengelolaan aset secara optimal dan tepat guna berdasarkan peraturan perundang - undangan.

d. Mengoptimalkan pemanfaatan aset, meningkatkan pendapatan siaran iklan dan usaha lain terkait penyelenggaraan penyiaran serta pengembangan bisnis sesuai peraturan perundang - undangan. (Majalah Monitor No 108 Januari 2018).

3. TUJUAN PENYIARAN TVRI

Tujuan LPP TVRI kedepan harus selalu kreatif untuk perubahan. Bekerja untuk menciptakan masa depan yang lebih baik setiap hari. Membuat pemirsa nyaman, programnya berpenampilan khas yang berkualitas melalui brand dan jasa yang memberikan nilai kemanfaatan bagi masyarakat. LPP TVRI harus bisa menginspirasi masyarakat untuk membentuk karakter bangsa yang positif. (Majalah Monitor No 108 Januari 2018).

4. TUJUAN DAN SASARAN

a. Terciptanya program yang menarik.

b. Terjalinnya kerjasama yang saling menguntungkan.

c. Meningkatnya kualitas SDM khususnya pada penggunaan teknologi informasi.

d. TVRI menjadi pusat sarana pembelajaran sekolah dan luar sekolah.

e. Meningkatnya sistem dan prosedur pada TVRI.

f. Meningkatnya kemampuan Stasiun Penyiaran Daerah.

g. Terciptanya pemancar yang berkualitas dan berteknologi tinggi.

h. Meningkatnya jangkauan siaran.

5. TUGAS TVRI SEBAGAI TV PUBLIK

Memberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial serta melestarikan budaya bangsa untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan penyiaran televisi yang menjangkau seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

(Pasal 4 PP. No.13 Th.2005)

ARTI LOGO TVRI

1. MAKNA

Secara simbolis, bentuk logo ini menggambarkan “ layanan publik yang informatif, komunikatif, elegan dan dinamis “ dalam upaya mewujudkan visi dan misi TVRI sebagai TV Publik yaitu media yang memiliki fungsi control dan perekat ocial untuk memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.Bentuk lengkung yang berawal pada huruf T dan berakhir pada huruf I dari huruf TVRI membentuk huruf ”P” yang mengandung 5 ( lima ) makna layanan informasi dan komunikasi menyeluruh, yaitu :

  1. P sebagai huruf awal dari kata PUBLIK yang berarti “ memberikan layanan informasi dan komunikasi kepada masyarakat dengan jangkauan nasional dalam upaya ikut mencerdaskan kehidupan bangsa ”
  2. P sebagai huruf awal dari kata PERUBAHAN yang berarti ” membawa perubahan ke arah yang lebih sempurna ”
  3. P sebagai huruf awal dari kata PERINTIS yang berarti ” merupakan perintis atau cikal bakal pertelevisian Indonesia ”
  4. P sebagai huruf awal dari kata PEMERSATU yang berarti " merupakan lembaga penyiaran publik yang mempersatukan bangsa Indonesia yang tersebar di Bumi Nusantara yang sangat luas dan terdiri atas ribuan pulau ”
  5. P sebagai huruf awal dari kata PILIHAN yang berarti ” menjadi pilihan alternatif tontonan masyarakat Indonesia dari berbagai segmen dan lapisan masyarakat”
img

Bentuk elips dengan ekor yang runcing dan dinamis melambangkan komet yang bergerak cepat dan terarah serta bermakna gerakan perubahan yang cepat dan terencana menuju televisi publik yang lebih sempurna. Bentuk tipografi TVRI memberi makna elegan dan dinamis, siap mengantisipasi perubahan dan perkembangan jaman serta tuntutan masyarakat.Warna BIRU mempunyai makna elegan, jernih, cerdas, arif, informatif dan komunikatif. Perubahan warna jingga ke warna merah melambangkan sinar atau cahaya yang membawa pencerahan untuk ikut bersama mencerdaskan kehidupan bangsa serta mempunyai makna : Semangat dan dinamika perubahan menuju ke arah yang lebih sempurna.

ALAMAT TVRI SE INDONESIA

1. TVRI SIARAN NASIONAL

  • Berdiri : 24 Agustus 1962
  • Alamat : Jl. Gerbang Pemuda Senayan Jakarta – 10270
  • Telp. : (021) 5732160, 5704720/40
  • Fax : (021) 5731973
  • Luas lokasi : 12.368,7
  • Jumlah Pegawai : 972 orang
  • Jangkauan Siaran : 4.592 km2 = 100%
  • Kekuatan Transmisi : antara 20.000 s/d 80.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 33.588.722
  • Website: http://www.tvri.co.id

2. TVRI STASIUN NAD

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Jend. Sudirman Mata le, Banda Aceh
  • Telp. : (0651) 41779, 41786, 41784, 41821, 41773
  • Fax : (0651) 41784
  • Luas lokasi : 49.933
  • Jumlah Pegawai : 178 orang
  • Jangkauan Siaran : 28.669 km2=42.14%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 1.548.830 Jiwa = 76.53%
  • Website : http://www.tvri.co.id/NAD

3. TVRI STASIUN SUMATERA UTARA

  • Berdiri : 28 Agustus 1970
  • Alamat : Jl. Putri Hijau Medan 20111
  • Telp. : (061) 4528 871, 4145856,4151780,4150920,4146353,4147347
  • Fax : (061) 4520560
  • Luas lokasi : 14970
  • Jumlah Pegawai : 345 orang
  • Jangkauan Siaran : 50.950 km2 = 71,08%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 2.9272.200jiwa = 80.85%
  • Website : http://www.tvri.co.id/medan

4. TVRI STASIUN SUMATERA BARAT

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Padang By Pass Km.16, Koto Panjang Padang – 25167
  • Telp. : (0751) 30614, 30615
  • Fax : (0751) 30615
  • Luas lokasi : 65.100
  • Jumlah Pegawai : 112 orang
  • Jangkauan Siaran : 21.571 km2 = 51,00%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 2.895.756 jiwa = 68,50%
  • Website : http://www.tvri.co.id/padang

5. TVRI STASIUN RIAU DAN KEPRI

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Pramuka Danau Buatan – Rumbai Pekanbaru – 28262
  • Telp. : (0761) 47758,857170
  • Fax : (0761) 47758
  • Luas lokasi : 50.000
  • Jumlah Pegawai : 80 orang
  • Jangkauan Siaran : 49.228 km2 = 52,06%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 3.333.225 jiwa = 70,56%
  • Website : http://www.tvri.co.id/riau

6. TVRI STASIUN JAMBI

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Jambi Muara Bulian KM. 22 Pijoan Jambi 36363
  • Telp. : (0741) 7052958,7052478
  • Fax : (0741) 7052477
  • Luas lokasi : 38114
  • Jumlah Pegawai : 60 orang
  • Jangkauan Siaran : 26.969 km2=50.47%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s.d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 1.709.382 jiwa=71.40%
  • Website : http://www.tvri.co.id/jambi

7. TVRI STASIUN SUMATERA SELATAN

  • Berdiri : 31 Januari 1974
  • Alamat : Jl. Kapten A. Rifai Palembang
  • Telp. : (0711) 24766, 24382
  • Fax : (0711) 313382
  • Luas lokasi : 11.000
  • Jumlah Pegawai : 244 orang
  • Jangkauan Siaran : 66.653=61.01%
  • Kekuatan Transmisi : antara 100 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 6.226.631 jiwa=80.29%
  • Website : http://palembang.tvri.co.id

8. TVRI STASIUN BENGKULU

  • Berdiri : 3 Agustus 1998
  • Alamat : Jl. Raya Bentiring, Bengkulu 38126
  • Telp. : (0736) 24654
  • Fax : (0736) 24724
  • Luas lokasi : 36.380
  • Jumlah Pegawai : 55 orang
  • Jangkauan Siaran : 10.121 km2=51.15%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 1.016.249 jiwa=72.52%
  • Website : http://www.tvri.co.id/bengkulu

9. TVRI STASIUN LAMPUNG

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Way Huwi, Sukarame Bandar Lampung
  • Telp. : (0721) 781194
  • Fax : (0721) 781192
  • Luas lokasi : 50.000
  • Jumlah Pegawai : 81 orang
  • Jangkauan Siaran : 18.120 km2 = 51.22%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 1000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 4.644.225 jiwa= 69.91%
  • Website : http://www.tvri.co.id/lampung

10. TVRI STASIUN DKI. JAKARTA

  • Berdiri :-
  • Alamat : Jl. Gerbang Pemuda Senayan Jakarta – 10270
  • Telp. :-
  • Fax :-
  • Jangkauan Siaran : 4.592 km2 = 100%
  • Kekuatan Transmisi : antara 20.000 s/d 80.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 33.588.722

11. TVRI STASIUN JAWA BARAT DAN BANTEN

  • Berdiri : 11 Maret 1987
  • Alamat : Jl. Raya Cibaduyut Raya n0. 269, Bandung 40236
  • Telp. : (022) 540 6182
  • Fax : (022) 540 6051
  • Luas lokasi : 47.627
  • Jumlah Pegawai : 316 orang
  • Jangkauan Siaran : 35.862 km2= 81.18%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 37.400.320 jiwa = 85.89%
  • Website : http://www.tvri.co.id/bandung

12. TVRI STASIUN JAWA TENGAH

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Pucang Gading Batursari, Mranggen, Demak
  • Telp. : (024) 608 586, 555 751, 555 752
  • Fax : (024) 6723059
  • Luas lokasi : 366.050
  • Jumlah Pegawai : 234 orang
  • Jangkauan Siaran : 27.890 km2= 80%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 26.286.718 jiwa = 85.21%
  • Website : http://semarang.tvri.co.id

13. TVRI STASIUN D.I. YOGYAKARTA

  • Berdiri : 17 Agustus 1965
  • Alamat : Jl. Magelang Km 4,5, Yogyakarta 55284
  • Telp. : 0274 – 514402, 514403
  • Fax : 0274 – 514909, 551000, 550542
  • Luas lokasi : 45.435
  • Jumlah Pegawai : 256 orang
  • Jangkauan Siaran : 3142 km2=100%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 20.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 3.107.919 jiwa= 95,13%
  • Website : http://www.tvrijogja.tv

14. TVRI STASIUN JAWA TIMUR

  • Berdiri : 3 Maret 1978
  • Alamat : Jl. Mayjend Sungkono 124, Surabaya 60189
  • Telp. : (031) 5678298,5678515,5678216,5677552
  • Fax : (031)5616774
  • Luas lokasi : 30.156
  • Jumlah Pegawai : 413 orang
  • Jangkauan Siaran : 38.409 km2 = 80.15 %
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 29.461.159 jiwa = 85.38 %
  • Website : http://www.tvri.co.id/surabaya

15. TVRI STASIUN BALI

  • Berdiri : 16 Juli 1978
  • Alamat : Jl. Kapten Cokorda Agung Tresna, Denpasar 80235 Bali
  • Telp. : (0361) 235311
  • Fax : (0361) 237706
  • Luas lokasi : 25.750
  • Jumlah Pegawai : 206 orang
  • Jangkauan Siaran : 5.632 km2 = 100%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 3.123.570 jiwa =100 %
  • Website : http://denpasar.tvri.co.id

16. TVRI STASIUN NTT

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. W.J Lalamentik Kotak Pos 28, Kupang
  • Telp. : (0380) 33314
  • Fax : (0380) 33314
  • Luas lokasi : 26.278
  • Jumlah Pegawai : 121 orang
  • Jangkauan Siaran : 19.434 km2 =41.01
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 2.625.361 jiwa =69.09 %
  • Website : http://kupang.tvri.co.id

17. TVRI STASIUN KALIMANTAN BARAT

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Achmad Yani No.60 Pontianak 78121
  • Telp. : (0561) 736056
  • Fax : (0561) 730037
  • Luas lokasi : –
  • Jumlah Pegawai : 90 orang
  • Jangkauan Siaran : 58.796 km2 = 40,05%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 2.596.029 jiwa = 69,75%
  • Website : http://pontianak.tvri.co.id

18. TVRI STASIUN KALIMANTAN SELATAN

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. A. Yani Km.6, Banjarmasin – 70249
  • Telp. : (0511) 3250118,3254615,3265059,3267576
  • Fax : (0511) 3263733
  • Luas lokasi : 21.360
  • Jumlah Pegawai : 56 orang
  • Jangkauan Siaran : 15.892 km2 = 42,97%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 2.120.035 jiwa = 71,41%
  • Website : http://banjarmasin.tvri.co.id

19. TVRI STASIUN KALIMANTAN TENGAH

  • Berdiri : 17 Pebruari
  • Alamat : Jl. Yos Sudarso no. 15 Palangka Raya Kalimantan Tengah
  • Telp. : 0536 – 3236184 – 3239041
  • Fax : 0536 – 3239898
  • Luas lokasi : 395
  • Jumlah Pegawai : 47 orang
  • Jangkauan Siaran : 51.139 km2 =33.25 %
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 1.199.596 jiwa =66.65 %
  • Website : http://palangkaraya.tvri.co.id

20. TVRI STASIUN KALIMANTAN TIMUR

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Ery Suparjan, Samarinda – 75119
  • Telp. : (0541) 737005,737227,736752
  • Fax : (0541) 737449
  • Luas lokasi : 67.410
  • Jumlah Pegawai : 177 orang
  • Jangkauan Siaran : 74.110 km2 = 35,05%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 10.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 1.651.616 jiwa = 67,88%
  • Website : http://samarinda.tvri.co.id

21. TVRI STASIUN SULAWESI UTARA

  • Berdiri : 7 Oktober 1978
  • Alamat : –
  • Telp. : (0431) 864293
  • Fax : (0431) 860403
  • Luas lokasi : 65.100
  • Jumlah Pegawai : 210 orang
  • Jangkauan Siaran : 21.571 km2 = 51,00%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 5000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 2.895.756 jiwa = 68,50%
  • Website : http://manado.tvri.co.id

22. TVRI STASIUN SULAWESI SELATAN

  • Berdiri : 7 Desember 1972
  • Alamat : Jl. Kakatua 14 Makassar
  • Telp. : (0411) 871621, 872593, 871283, 851139
  • Fax : (0411) 873014
  • Luas lokasi : 10.350
  • Jumlah Pegawai : 286 orang
  • Jangkauan Siaran : 31.341 km2=50.16%
  • Kekuatan Transmisi : antara 10 s/d 5.000 watt
  • Jangkauan Penduduk : 5.511.427 jiwa =70.86%
  • Website : http://makassar.tvri.co.id

23. TVRI STASIUN MALUKU DAN MALUT

  • Berdiri : 20 Februari 1993
  • Alamat : Jl. PERUMTEL G. Nona 97117
  • Telp. : (0911) 41579, 55913, 55914, 55915, 55917, 55924
  • Fax : (0911) 56030
  • Luas lokasi : 34.216
  • Jumlah Pegawai : 117 orang
  • Jangkauan Siaran : 19,726 km2= 23.01%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 5000 watt watt
  • Jangkauan Penduduk : 946.263 = 50.27%
  • Website : http://ambon.tvri.co.id

24. TVRI STASIUN PAPUA

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Raya Sentani, Jayapura
  • Telp. : ( 0967 ) 91632
  • Fax : ( 0967 ) 91632
  • Luas lokasi : 10.000
  • Jumlah Pegawai : 84 orang
  • Jangkauan Siaran : 100.089 km2=23.85%
  • Kekuatan Transmisi : antara 1 s/d 5000 watt watt
  • Jangkauan Penduduk : 1.436.266 jiwa = 68.21%
  • Website : http://jayapura.tvri.co.id

25. TVRI STASIUN GORONTALO

  • Berdiri : 13 Juni 2007
  • Alamat : Jl. K.H. Agus Salim No. 317 Gorontalo 96128
  • Telp. : (0435) 827666
  • Fax : (0435) 822997
  • Luas lokasi :-
  • Jumlah Pegawai :-
  • Jangkauan Siaran :-
  • Kekuatan Transmisi : watt
  • Jangkauan Penduduk :
  • Website : -

26. TVRI STASIUN NTB

  • Berdiri :-
  • Alamat : Jl. Majapahit no. 15 Mataram 83115
  • Telp. : (0370) 632852,632678
  • Fax : (0370) 632678
  • Luas lokasi :-
  • Jumlah Pegawai : -
  • Jangkauan Siaran :-
  • Kekuatan Transmisi :-
  • Jangkauan Penduduk :-
  • Website : -

27. TVRI STASIUN SULAWESI BARAT

  • Berdiri :
  • Alamat :
  • Telp. :
  • Fax :
  • Luas lokasi :
  • Jumlah Pegawai : orang
  • Jangkauan Siaran :
  • Kekuatan Transmisi : watt
  • Jangkauan Penduduk :
  • Website : http://

28. TVRI STASIUN SULAWESI TENGAH

  • Berdiri : –
  • Alamat : Jl. Rajamoili No. 1, Palu 94111
  • Telp. : 0451-421521,452414
  • Fax : 0451-424123
  • Luas lokasi : –
  • Jumlah Pegawai : – orang
  • Jangkauan Siaran : –
  • Kekuatan Transmisi : – watt
  • Jangkauan Penduduk : –
  • Website : http://www.tvri.co.id/palu

29. TVRI STASIUN BANGKA BELITUNG

  • Berdiri : 10 OKTOBER 2014
  • Alamat : Kantor Gubernur Bangka Belitung
  • Telp. :
  • Fax :
  • Luas lokasi : –
  • Jumlah Pegawai : – orang
  • Jangkauan Siaran : –
  • Kekuatan Transmisi : – watt
  • Jangkauan Penduduk : –
  • Facebook : id-id.facebook.com/TVRIPerwakilanBangkaBelitunng